Tidak Sekedar Sepeda !!!

Sepeda ini adalah sepeda roda dua pertama yang dimiliki Absha dan masih dipakainya sampai sekarang.

Dibawa dari Boyolali sejak Absha 2,5 tahun yang merupakan sepeda lungsuran dari Mas Nova dan Mas Farhan. Selain ngirit dengan tidak membeli yang baru, kami sebenarnya ingin mengajarkan ke Absha bahwa tidak semua barang yang dimau harus didapatkan dalam kondisi baru, barang lama pun bisa dimanfaatkan kembali dengan sedikit perbaikan (banyak sih sebenarnya, yang kalau ditambah sedikit bisa dapat sepeda baru)

Sepeda BMX adalah sepeda laki-laki. Tidak apa-apa yah, kata Absha. Oke biar sama kayak sepeda bunda kami belikan keranjang dan kring/bel sepeda, meskipun akhirnya keranjang minta dilepas begitu bisa naik sepeda tanpa bantuan.

Dengan sepeda inilah Absha belajar naik sepeda. Mulai dari ada tambahan dua buah roda samping, kemudian satu rodanya tidak difungsikan, sampai akhirnya kedua rodanya dilepas. Di umur 4 tahun dia sudah bisa mengobel pedal sepeda ini dengan lancar.

Mulai dari masih dipasang roda samping, hampir setiap sore dia sepedaan dengan Ayahnya, romantis sekali. Bahkan sebelum ada sepeda kecil ini, mereka berdua sudah sering berduaan bersepeda. Absha 1 tahun digendong depan dengan gendongan kesayangan chicco, lalu setelah tidak muat, dia dibonceng dibelakang dengan boncengan diberi alas bantal biar tidak keras. Tidak hanya bersepeda, tetapi mereka juga mampir ke kebon, ke sungai, ke TK, ke PAUD, ke SD, atau sekedar guling-gulingan di lapangan sambil lihat layangan.

Tetangga pun pada tahu dan hafal dengan rutinitas ini.

Sepeda kecil memang cocoknya ya dipakai oleh anak kecil, sedangkan Absha sekarang sudah tumbuh lebih besar (dan lebih dewasa kalau bagi kami). Sampai usia nya yang masuk Ke-6 Tahun sepeda kesayangan masih dipakainya. Dia, saya, dan ayahnya pun menyadari bahwa sepeda ini sudah terlalu kecil untuk Absha. Namun, dengan berbagai pertimbangan, sepeda baru akan kita beli ketika sudah ada di Sabang. Alasan utama tentu saja adalah pengiriman. Bagaimana nanti akan membawa sepeda baru ke Sabang, sedangkan ketika kita akan ke sana itu ya pindahan yang tentu saja bawaannya banyak.

Dengan perlahan kami beri dia pengertian. Rasa pengen sepeda yang lebih besar bisa ditahannya. Ya, meskipun tentu saja dengan pertanyaan kapan ke Sabangnya, Bun? Aku selak pengen sepedaan sama ayah dengan sepeda baru.

Selepas maghrib sore itu, dia kirim Voice Note ke Ayahnya, “Yah, kata temen-temenku, sepedaku itu sepeda terkecil didunia….aku kan malu. Aku udah bilang kalau aku belinya sepeda nanti waktu di Sabang, tapi mereka gak percaya dan ngejek terus. Katanya aku cuma bohong.” Please orang tua, cek anakmu apakah hobby membully atau tidak.

Dan ini tidak cuma satu kali. Setiap sore dia sepedaan dan bertemu dengan teman-temannya.

“Okay mbak absha tahan dulu pengennya ya, upgrade ke sepeda lipatnya nanti disini saja. Ayah disini juga pakainya juga sepeda yang medium lho, yang untuk ukuran ayah sebenarnya kurang besar karena Monarch3…. Yang pakai sepeda onthel malah hanya Ayah untuk B2W (Bike to Work), tapi ayah malah lebih senang karena bisa sambil menguruskan badan xixixixixixii.” Jawaban Ayah.

Terima kasih mbak Absha…..”Sepeda Kecil, Buluk dan Karatan…….Tapi disitu lah kamu dan Ayah menemukan Si Ayam Jago, Me Time tiap pagi dan sore, bahkan siang panas-panas jam 1 Ayah pulang juga minta me time dengan sepeda, me time ke TK atau ke SD. Kalian bisa saling curhat dan membangun kedekatan. (Cinta pertama anak perempuan harus ayahnya, bukan yang lain)

“Tidak usah berkecil hati ya, nduk.. Dunia luar memang kejam, teman-temanmu lebih beruntung bisa langsung ganti sepeda yang lebih besar, sedangkan kamu diminta bersabar. Sepedamu ini penuh arti, dimana kamu bisa dekat dengan ayah dan bunda; kita saling bercerita dan tertawa bareng. Tidak semua teman-temanmu punya cerita kedekatan seperti kita. Coba kamu tanya, ada gak yang ayahnya rela menemani tanpa mengeluh ketika harusnya istirahat selepas bekerja sedangkan malam harinya masih harus lembur?” Hahahaha….. Mungkin si Ayah kangen lembur dikerjain sama laptop-laptop ngambek.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s