Intip, Makanan Kerak

Intip merupakan makanan yang semakin jarang ditemukan di dapur dapur semenjak adanya si alat listrik mejikom atau Rice Cooker, Magic Com. Kalau dulu waktu saya masih SD dan SMP intip masih menjadi makanan yang setiap hari ada di dapur, lha wong ibuk selalu masak nasi 2x sehari, paginya dimasak dengan cara di ‘adang’ atau di kukus dengan dandang dan sore masak lagi dengan cara diliwet. Dengan cara liwet ini, pasti akan menghasilkan kerak nasi di bagian ketel paling bawah, yang disebut dengan intip.’

Nah, kalau menengok dari wikipedia, Intip adalah makanan yang terbuat dari nasi. Asal usul makanan ini, jaman dulu ketika ibu-ibu menanak nasi memakai kwali atau wajan atau kendhil. Jika nasi tersebut sudah setengah matang lalu nasi dipindahkan ke tempat lain yang dinamakan Dandang dan kemudian dikukus. Biasanya di dasar kwali atau wajan masih terdapat sisa nasi yang masih menempel dan terlihat gosong. Nasi yang masih menempel itu dinamakan intip. Intip yang masih menempel didasar kwali atau wajan lalu diambil dan dikeringkan. Ketika sudah kering intip ini lalu digoreng, inilah yang dinamakan intip goreng.

Intip juga enak dinikmati ketika diambil dari dasar kwali lalu disiram kuah sayur atau kuah parutan kelapa dan dimakan bersama dengan kuah tersebut.

Intip ini ngangeni banget buat saya. Paling suka dengan menu intip yang baru saja diambil dari ketel/kendhil/panci untuk memasak nasi yang kemudian disiram dengan kuah jangan lombok. Setelah agak meresap itu kuahnya, barulah dimakan. Masya Alloh enak banget. Hehehe.

Selain model siram begini, enak juga kalau dijemur dulu sampai kering lalu digoreng dan ditaburi garem..hihih..dimakan sambil lihat TV gak kerasa setoples besar habis. Saya juga suka makan intip goreng sambil dicelupin ke teh anget manis. Perpaduan rasa yang asin, manis, serta tekstur garing yang basah kena air teh itu unik.

Kalau tidak sempat bikin, sekarang banyak yang menjual intip goreng di toko oleh-oleh, adera jogja atau solo biasanya banyak..atau kalau mau, silahkan mampir ke rumah, heheh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s