Bersiaplah Jemput Inginmu

image

Pertengahan desember tahun lalu, saya memasang foto ini (bagian atas) sebagai DP BBM saya disertai caption.. “pengen belajar teknisi laptop dan pengen belajar nari”. Ada dua keinginan, tapi yang saya pajang cuma satu gambar. Gambar ini saya simpan setelah saya melihat gambar ini diposting di FB oleh seorang teknisi laptop profesional yang namanya sudah terkenal diseantero dunia perteknisian laptop. Ada rasa iri terbesit, Seorang perempuan pun bisa.

Saya pun bergegas meng-kepoin akun FB si Ibu tersebut. Sampai saya pun akhirnya bisa tau kalau beliau berasal dari Nusa Tenggara, punya sebuah toko komputer,.. dan info-info lainnya. (Meski sekarang saya sudah tidak ingat lagi).

Hal yang mustahil bagi saya saat itu, berkeinginan bisa belajar servis laptop profesional, bagian hardware motherboard terutama. Yang paling utama impossible saat itu adalah biaya yang angkanya mencapai puluhan juta rupiah.

Secara khusus saya curhat padaNya, seperti yang biasa saya lakukan ketika tidak nyaman cerita dengan suami atau ibu, saya bilang, pengen belajar.. Membayangkan saja saya tidak, meski Nyatanya, tidak ada yang mustahil jika Allah sudah berkendak.

Keinginan itu saya simpan dan bahkan saya sudah lupakan ketika saya pada akhirnya Bulan Mei kemarin mendapatkan kesempatan diundang Magang gratis sekaligus belajar di sebuah tempat pencetak Teknisi Laptop Profesional di Jogja untuk periode Juli-September . Persis..di tempat yang sama yang gambarnya saya pajang jadi DP BBM pertengahan Desember tahun lalu.

Dan sekarang, saat saya masih menjalani Magang.. tak henti saya bersyukur. Mengengok berulang-ulang “fabiayyi aala i robbikuma tukadzdzibaan” Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kau dustakan (?). Ayat yang berulang-ulang dituliskan dalam Q.S Ar-Rohman ini semakin hari semakin membuat saya malu dan menangis, menyukuri limpahan nikmat diantara sentilan dan peringatan yang saya alami. Semakin bersyukur, Allah beri saya suami dengan nama yang sama dengan surat ini.

Tak henti pula saya berdoa, semoga Pak Adie dan keluarga senantiasa bahagia, sehat, dan dimudahkan segala urusannya. Allah telah menggerakkan hati beliau sampai akhirnya saya kembali tersadar bahwa tidak ada yang tidak mungkin, jika Dia sudah berkehendak. Tidak ada alasan untuk tidak bersyukur atas karuniaNya. Terimakasih atas kesempatan dan pelajaran hidup yang diberikan.

Janganlah takut dan ragu akan keinginanmu. Bagimu mungkin impossible, tapi ingatlah..tidak ada yang mustahil bagiNya. Mintalah pada Sang Pemberi, bukankah Dia juga sudah berjanji, “Berdoalah padaKu, maka niscaya akan Kukabulkan”..??

(Ponjong, 18 September 2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s