ASI Saja Tidak Cukup, MPASI harus Homemade dan Healthy

image

16 bulan saya mendampingi absha mengenal dunia keduanya ini..setelah sebelumnya 9 bulan 1hari ada di dunia air hehe..maksudku di dalam perut.

Buanyak cerita yang tak ada habis sejak saya menyandang gelar ‘orangtua’. Mulai dari ASI, perkembangan fisik dan non fisik, MPASI homemade sehat dan beberapa hal lain.

*Tentang ASI saya sudah pernah cerita sedikit di artikel sebelumnya.

Bahwa ASI adalah cairan emas buat anak sudah tidak diragukan lagi! Kampanyenya pun makin gencar belakangan ini. ASI thok selama 6 bulan! Iklan di TV, radio, penyuluhan di posyandu dan puskesmas sampai baliho di perempatan jalan raya. Dampaknya luar biasa, makin banyak ibu-ibu bekerja yang “pumping” ASI untuk anak mereka. Makin banyak instansi dan kantor yang menyediakan nursing room atau ruang menyusui. Bahkan kalangan artis pun gencar melakukan itu. Seakan-akan kalau busui gak pumping itu ‘gak keren’.

ASI exclusive pun berhasil dilakukan banyak ibu dan ayah. Ups! Ayah juga lho…baca deh artikel tentang “Ayah ASI”. Para bayi pun banyak yang lulus S1 ASI. Tapi………….. Tak hanya cukup sampai di sini lho….setelah lulus ASI ex dan bayi belajar makan tantangan justru lebih besar.

Homemade dan Healthy. Dua kata itu yang wajib dipegang ketika kita menemani anak-anak kita belajar makan atau berMPASI. Saya sangat disiplin di 6 bulan pertama MPASI Absha. Dicemooh beberapa orang itu pasti..bahkan oleh orangtua saya sendiri. Tapi saya lenggang terus saja, toh saya punya referensi terpercaya kok. Dan saya yakin ini akan berdampak baik buat anak saya.

Disiplin saya itu :
1. No gula dan No garam
2. No instan
3. Bertahap sesuai kemampuan bayi
4. Harus saya yang buat, karena saya harus tau pasti apa yang absha makan.
5. Setiap hari wajib makan buah

Repot? Ribet? Di awal iya! tapi tidak untuk seminggu kemudian, karena saya sudah menemukan pola nya. Bertahap mulai dari buah lalu sayur lalu karbo lalu protein nabati lalu protein hewani lalu lemak lalu tepung tepungan. Metodenya pakai freezing alias dihaluskan dan dibekukan. Jangan lupa beri se variatif mungkin. Kenalkan anak bermacam buah sayur.

Sampai umur setahun saya tidak beri absha:
1. gula dan garam
2. kukis atau roti pabrik atau yang bukan buatan saya
3. makanan olahan terigu
4. krupuk atau kripik
5. makanan instan
6. susu selain ASI

Semua info saya dapat dari internet! terutama facebook dari sebuah grup. Bukan dari ibu saya yang perawat atau adik saya yang bidan. Justru mereka yang belajar dari saya..heehe..mulai dari absha 0 bulan.

Alhamdulillah semua sudah mulai terbayar sekarang. Daya tahan tubuh absha baguus banget. Jarang sakit, kalau pun sakit dia bisa cepat menangani sakitnya sendiri..saya saja kagum.

Kesimpulan saya, ASI ex 6 bulan sangat tidak cukup untuk membentuk daya tahan tubuh anak. Lanjutkan sampai 2 tahun dan di 6 bulan pertama anak makan..sediakan yang Homemade dan Healthy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s