Ujian Online di SMK Negeri 2 Wonosari

Hari ini hari terakhir anak-anak SMK tempat ku PPL ujian…Hari ini aku habis dari sekolah untuk keperluan meminta data kelengkapan skripsi…Hari ini pula aku menulis artikel ini…seketika setelah aku membaca artikel ‘Microsoft Bloggership 2010’ sebagai Pestanya Para Blogger….hehehe.

Hanya ingin berbagi dengan siapa saja pembaca (setia) blog-ku🙂 tentang sistem ujian online yang (sudah) diterapkan di SMK Negeri 2 Wonosari Gunungkidul, khususnya di Prodi Keahlian Teknik Komputer dan Informatika (karena kepanjangan kata-kata ini ku ganti denga kata ‘jurusan’).

Sedikit flash back..ketika aku merasa amazing dengan sistem ujian online di jurusan, secara ini di daerah gitu lo..(sebenenya ini udah lama..seiring dengan mulai berkembangnya ICT Center di Gunungkidul yang berpusat di jurusan ini). Waktu itu, kira-kira ya bulan Maret saat observasi awal dari kelompok KKN-PPL UNY di SMKN 2 Wonosari. Ketika tanya-tanya dengan pihak jurusan, Pak Wasno saat itu menjelaskan bahwa di jurusan sudah diterapkan pembelajaran dan ujian dengan metode online di situs http://modul.ict.gk (hanya bisa diakses WAN). Yang kuingat ketika itu adalah besmart-nya UNY, yang menurutku belum optimal diterapkan oleh para dosen dan mahasiswa.

Ternyata memang benar..untuk mata pelajaran produktif, hampir semua materi (bahan ajar) diupload di e-learning tadi. Tidak cuma itu, ujian pun dilakukan secara online. Aku mengalami sendiri pembelajaran seperti ini selama hampir 7 minggu sesuai jadwal PPL (Praktek Kependidikan) ku.

Dengan peranku sebagai guru, aku tentunya juga harus belajar dari guru-guru lain di jurusan mengenai sistem online ini. Tidak sulit, sebagai guru aku hanya membuat account sebagai ‘oengajar’ atau tentor’ kemudian punya hak untuk membuat ‘room’ mata pelajaran sendiri. Di room itu aku bisa mengupload materi…memberikan tugas..memberi pengumuman,..juga melakukan ujian (test).

Berdasar pengalamanku, hal ini lebih efektif untuk pembelajaran. Siswa lebih aktif, dan mereka juga menjadi lebih familier dengan dunia IT. Guru tidak perlu menjelaskan materi satu per satu di papan tulis, seperti cara mengajar konvensional..hanya menyampaikan pokok-pokok materi dan hal penting yang harus diketahui siswa kemudian siswa dapat belajar mandiri di dalam kelas. Selain itu, dengan sistem ujian online, berdasarkan pengalaman penulis siswa juga diajarkan softskill untuk bertindak lebih hati-hati, tidak ‘grusa-grusu’, karena dengan sistem ini jawaban siswa ketika sudah di ‘submit’ maka tak dapat di koreksi lagi..salah ‘klik’ pada mouse atau salah ‘pencet’ pada keyboard juga berakibat fatal.

Hal yang menjadi kendala adalah masalah jaringan. Ya, karena yang memakai jarngan ini adalah se-Gunungkidul makanya ketika diakses bersamaan, koneksinya menjadi lebih lambat..tidak jarang juga putus. Ini sangat mengganggu ketika anak-anak ujian.

Di dalam pikiranku, seandainya semua sekolah di Gunungkidul; paling tidak yang sudah tersambung WAN bisa menerapkan sistem itu, pasti anak-anak akan lebih efektif dalam belajar dan lebih terbuka pengetahuannya tentang dunia luar. –semoga segera tercapai–

3 thoughts on “Ujian Online di SMK Negeri 2 Wonosari

  1. @nonadita :
    wow..it’s amazing for me… blog-ku dikunjungi rajanya blogger…hahah…sueneng aku mbak..hehehe

    Iya..semoga makin banyak sekolah yang ‘memelekkan diri terhadap IT’

    Like

  2. hallo kak, tahun ini aku juga akan ppl di smk n 2 wonsa lhoh🙂
    Makasih ceritanya ya kak (y)

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s