Sekolah, Nduk

Sekolah agaknya memang wajib hukumnya bagi semua orang saat ini. Atau mungkin, memang kebutuhan atau juga mungkin sebuah trend… Kalau aku sendiri bilang, sekolah adalah kebutuhan dan juga investasi. Tak ubahnya dalam sebuah perusahaan, investasi ini tentunya akan mendatangkan keuntungan di kemudian hari.

Uhm… Ada kejadian yang menggelitikku tadi pagi terkait dengan hal ‘sekolah’ ini. Ini tentang seorang anak kelas 3 SD, anak ibu kosku namanya Feni. Anak ini paling susah bangun pagi. Bahkan jam setengah 7 pun dia belum bangun tiap harinya.

Pagi ini aku libur. Tadi pagi jm 6.40 Feni belum bangun. Si ibu berkali2 membangunkan dan dia tetap saja tidak bergeming padahal kakakny yang kelas 5SD sudah siap2 brangkat. (Aku mengintip mereka dari atas, karena kamarku di lantai 2 sedangkan ibu kost di lantai 1)

Tak lama kemudian, kakaknya berangkat dan Feni akhirnya mandi. Waktu itu kira2 jam 7.15 aku lihat Feni baru berangkat jalan kaki ke sekolah dengan seragam merah putih lengkap bertopi. Sampai saat itu, aku tidak berpikir atau mengira apa2. Kemudian aku masuk kamar dan melanjutkan aktivitasku.

Jam 07.40 an, aku dengar pintu kamar mandi ditutup alias ada yang makai. Aku pikir anak kos yang mandi atau nyuci di dalem. Lalu, karna mau ngrendem baju, aku ke kamar mandi sambil bawa ember penuh baju kotor. Ups…kok masih tertutup kamar mandinya??? Aku balik lagi ke kamar, satu jam kemudian aku ke kamar mandi lagi… Lha? Kok masih ada yang makai? Ne siapa? Akhirnya aku turun, ke kamar mandi bawah karena udah gak bisa nahan pipis.

Pas ke atas.. Jreng..jreng… Ada Feni di depan kamarku, lengkap seragamnya. Ngapain ne anak? Pas lihat aku dia kaya ketakutan dan mau masuk kamar mandi lagi. Trus aku bilang ‘Kamar mandine arep tak nggo, dik. Ora tak kandhake ibu wis’. Langsung aku tahu. Ne anak pasti sembunyi karena dia gak masuk sekolah. Terlambat; takut dimarahi bu guru di sekolah; dan takut dimarahi ibunya kalau gak sekolah.

Lima belas menit kemudian dia turun, seolah pulang dari sekolah; mengucapkan salam; masuk kamar; ganti baju; dan bersikap biasa saja.

Aah…jauh di luar sana masih banyak lingkungan dengan anak gak bisa sekolah karena berbagai keterbatasan, tapi di sini tadi pagi justru ada anak berusaha mencari2 cara agar dia tidak ketahuan bahwa dia tidak sekolah.

Categories act

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s